Pasukan Israel pada Ahad sore 6 juni 2019, menyerbu RS al-Matla di bukit Zaitun, Al-Quds terjajah.

Menurut sumber di lokasi, pasukan Israel menyerbu RS menggunakan anjing pelacak polisi, dan menebarkannya di sejumlah ruangan bagian canser di RS, yang membuat gaduh RS, kemudian melakukan penggeledahan dengan dalih mencari senjata.

Menteri kesehatan Mei Kilyah mengecam keras penyerbuan tersebut, dan menganggap tindakan tersebut merupakan sebuah pelanggaran.

Menteri menyatakan, serangankaian pelanggaran terhadap RS Al-Quds terus dilakukan penjajah Israel, serbuan terhadap RS Al-Matla menggunakan senjata dan anjing pelacak, membuktikan sejauh mana pelanggaran dilakukan pasukan Israel menyasar warga Palestina dan pasien RS, dimana tak ada pihak internasional yang menerapkan sanksi, sehingga hampir setiap hari penjajah Israel melakukan pelanggaran dan kejahatan terhadap warga Palestina.

Sejak menduduki kota Al-Quds dalam perang Juni 1967, penjajah Israel mengambil kendali penuh keamanan dan administrasi, kemudian menerapkan kebijakan zalim terhadap warga Palestina, berupa pengusiran paksa, penyerobotan property untuk kepentingan Israel, termasuk pelanggaran terhadap lembaga kesehatan Palestina.

Baca lebih lanjut di
https://melayu.palinfo.com/13472
@Copyright Pusat Informasi Palestina,All right reserved

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here