Sebuah ledakan di sebuah universitas di Afghanistan tenggara telah melukai setidaknya 19 mahasiswa, 2 diantaranya kritis.

Ledakan terjadi di dalam ruang kelas di Universitas Ghazni, yang terletak di pinggiran ibukota provinsi, Ghazni, Arif Noori, juru bicara gubernur provinsi, mengatakan.

Tidak ada yang langsung mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Bulan lalu, sebuah alat peledak magnetik yang terpasang pada minibus milik universitas yang sama meledak, menewaskan pengemudi.

Noori mengatakan lima siswa juga terluka dalam ledakan itu. Pada hari Senin, sedikitnya 10 orang tewas dan 27 lainnya luka-luka setelah sebuah minibus yang mengangkut orang-orang yang direkrut untuk pasukan keamanan Afghanistan ditabrak di kota timur Jalalabad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here